Ujian Nasional Di Sumatera Utara Pekan Depan

Advertisement

Ratusan sekolah di sumatera utara mengambil keputusan ujian nasional untuk sma/smk sederajat dapat diadakan pekan depan dikarenakan paket masalah sampai selasa  belum mereka terima. sepekan ini, seluruh siswa diliburkan sembari menanti kehadiran paket masalah.

Ujian Nasional Di Sumatera Utara Pekan Depan

ruangan kelas sma yayasan pendidikan pamasta, kabupaten deli serdang, selasa tempo hari kosong. seluruh siswa yang tentunya ikuti ujian nasional ( un ) diliburkan dikarenakan tidak kebagian masalah.

”saya minta mereka pulang lagi serta menyebutkan un dipending pekan depan mulai 22 april, ” kata kepala sma yayasan pendidikan pamasta, h siringoringo, di kantornya.

kepala bidang pendidikan basic menengah serta kejuruan dinas pendidikan serta olahraga deli serdang idris menjelaskan, ada beberapa puluh sekolah yang meliburkan siswanya dikarenakan kekurangan masalah un. jumlah siswa meraih . 300 orang. ketentuan ini di ambil sesudah idris berkoordinasi dengan dinas pendidikan sumut.

perihal sama berlangsung di tapanuli sedang. tidak kurang dari 20 sekolah memulangkan siswanya yang akan turut un. ”naskah masalah tidak ada, tidak barangkali kami foto copy dikarenakan kurang waktu. maka dari itu kami pulangkan, ” kata kepala sisi humas kabupaten tapaluni sedang iwan sinaga.

di kabupaten samosir, seluruh sekolah yang berjumlah 22 sma/smk tak ada yang menggerakkan un lantaran naskah masalah tidak memenuhi. di samosir, ada 2. 652 siswa yang semestinya ikuti un.

”kami kesusahan berikan penjelasan pada siswa serta orangtua siswa, ” kata asisten pemerintahan kabupaten samosir ombang siboro.

kepala sma tamora, kecamatan tanjung morawa, kabupaten deli serdang, tuti sri wahyuni menjelaskan, beberapa orangtua yang tidak dapat terima alasan penundaan un.

koordinator pengawas ujian nasional sumut yang juga rektor kampus negeri medan ibnu hajar damanik menjelaskan, ada 521 sekolah yang kekurangan naskah masalah un. dia menghendaki supaya un dipending pekan depan.

sesaat itu, di sebanyak tempat, un terus terselenggara walau diwarnai beragam masalah, layaknya kekurangan paket masalah atau lembar jawaban yang terlampau tidak tebal.
Advertisement